Awal Ramadhan yang Berkesan

Oleh: Muhammad Rizki Ulinnuha (Siswa Kelas VIII SMPQu WI Cibinong)

Selasa (3/4/2021) merupakan  awal bulan Ramadhan 1442 H. Semua umat muslim di dunia pastinya menyambut bulan suci Ramadhan dengan sukacita dan sangat gembira,saking gembiranya dengan kedatangan bulan suci

Ramadhan ada yang terharu,sedih karena bahagia ia masih di beri kesempatan yaitu umur yang panjang untuk memasuk bulan Ramadhan.

Di pondok Wahdah Islamiyyah cibinong Bogor pun tak kalah gembira,anak anak pimpinan pondok bernyanyi “Ramadhan tiba-Ramadhan tiba” dengan riang gembira.

Santri santri di Pondok pesantren Wahdah Islamiyyah Cibinong Bogor semangat menambah hafalan,memurojaah hafalan, atau tilawah Al quran menambah pesat seiring dengan datangnya bulan suci Ramadhan.

Mengapa santri santri semangat menambah hafalan? karena ia tahu balasan amal baiknya adalah pahala dan pahala yang Allah berikan itu di lipat-lipat gandakan, itulah sebabnya mengapa santri santri di Wahdah Islamiyyah semangat, dari mana mereka (santri santri) tahu akan balasan pahala yang Allah berikan?karena di setiap kajian kajian ustad Syamsuddin (pimpinan pondok) seluruh santri menyimak dan mencatat apa yang di sampaikan ustad Syam di setiap kajian kajian atau ta’lim.

Santri santri di pondok pesantren Wahdah Islamiyyah Cibinong Bogor menjadikan

di setiap waktu luang itu harus di isi dengan tilawah atau menambah hafalan ,

(fastabiqul khoirot) di jadikan sebagai visi nya di setap tilawah atau memurojaah hafalan, makanya tak heran jika di setiap waktu istirahat, masjid Ibnu Katsir selalu ramai oleh suara santri santri yang sedang tilawah atau memurojaah hafalan .

Suasana Saat Sahur Di Bulan Ramadhan.

03.00 satpam pondok sudah menekan tombol bel yang berada di tiang depan kantor, Suara bel sangat membuat telinga ku pengang karena sangat nyaring, di buat nyaring agar seluruh santri terbangun dari tidurnya , setelah sadar aku langsung merapikan tempat tidur dan bergegas ke kamar mandi untuk membuang hajat, selepas keluar dari kamar mandi,aku langsung mengambil piring dan turun ke dapur untuk mengambil makan sahur, lauknya sangat spesial yaitu opor ayam,sangat jarang sekali santri makan sahur dengan opor ayam,setelah selesai sahur,aku pun mandi agar tidak me ngantuk saat halaqoh (tahfidz) jam ke satu.

08.00bel kembali di tekan tetapi bukan lagi satpam yang menekan melainkan ustad Yang menekan, itu pertanda bahwa halaqoh (tahfidz) jam ke dua akan di mulai, Kenapa santri tidak sekolah?karena pada hari itu libur,setelah semua santri turun Ke masjid maka halaqoh (tahfidz) jam ke dua di mulai, setelah selesai halaqoh santri di perbolehkan kembali ke asrama.

12.07 adzan Dzuhur pun dikumandangkan oleh seorang muadzin yang di tugaskan oleh OSWI (Organisasi Santri Wahdah Islamiyyah) bagian atau divisi ibadah, santri kembali turun kemasjid untuk melaksanakan sholat Dzuhur secara berjamaah, setelas selesai sholat santri di perbolehkan naik lagi ke asrama akan tetapi, kebanyakan santri malah menetap di masjid dan tilawah Al quran.

15.15 adzan kembali di kumandangakan oleh seorang muadzin yang berbeda, tanda bahwa  telah masuk waktu sholat Ashar,setelah sholat semua santri kembali ke halaqoh (tahfidz) jam ke tiga,ketika halaqoh berakhir semua santri kembali ke asrama dan segera mengantri untuk mandi,persiapan berbuka puasa,panitia buka puasa membeli makanan ringan untuk menu berbuka.

17.53 adzan maghrib di kumandangkan oleh muadzin yang berbeda lagi, semua santri langsung menyantap jatah buka puasa yang telah di berikan oleh panatia buka puasa.

Ba’da maghrib santri makan malam di lanjut sholat Isya dan Tarawih berjamaah.

Selesai

Nama:Muhammad Rizqi Ulinnuha.

Kelas:VIII.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *